Jumat, 16 Desember 2011

JANGAN SEMBARANG GANTI SPUYER DI MOTOR 4-TAK

Banyak yang latah, motor 4-tak disamakan dengan motor 2-tak Seperti motor standar banyak yang gonta-ganti spuyer. Misalnya diganti lebih besar supaya tenaganya melonjak. Padahal, motor 4-tak sudah dilengkapi klep. Suplai gas bakar diatur oleh klep isap dan klep buang. Jadi ukuran sepuyer cenderung konstan.


Kalau motor standar ganti spuyer dengan ukuran lebih besar, malah kerap ngedrop tenaganya. Karena suplai bensin lebih banyak dari pada udara. Akibat bensin yang terlalu kaya, sehingga menyebabkan proeses pembakaran yang tidak sempurna. Hal ini tentunya berakibat pada turunnya tenaga yang dihasilkan.

Termasuk motor standar yang diganti dengan knalpot racing. Tidak serta merta spuyer pada karburator harus diganti dengan ukuran spuyer yang lebih besar. Untuk mengeceknya harus memperhatikan kepala busi hasil pembakaran. 

Jika warna elektroda busi coklat bata dan ada sedikit kerak warna hitam, itu tandanya tidak perlu dilakukan penggantian spuyer. Tapi jika warna elektroda busi putih, itu tandanya ukuran spuyer harus naik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar