Rabu, 02 November 2011

Yamaha RX-Z: SEPAKET SPROKET LEBIH AWET

Pengendara motor sering jengkel gara-gara rantai roda berisik. "Seminggu lalu saya baru ganti rantai. Tapi sekarang sudah bunyi bletak-bletek lagi. Padahal, barangya orisinal," kata seorang pemilik Yamaha RX-Z 1996. Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi jika penggantian penggerak roda dilakukan dengan benar. Ditukar satu paket, rantai sama gir depan-belakang, justru lebih awet.

BOLEH IMITASI
Sering kali penggantian piranti penggerak roda ini satu persatu. Kalau rantai aus dan kendur, yang ditukar cuma komponen itu. Sebaliknya, jika gearnya baru, rantai tetap yang lama. Padahal, cara ini tidak benar. Efek yang ditimbulkan, kalau tidak muncul suara berisik, rantai kendur melulu dan kudu sering disetel. Hal itu dikarenakan kerja dari tiap komponen tidak seimbang.



Alhasil, sproket baru mudah terkikis rantai lama. Karena jatuhnya rantai ke gigi gear tidak tepat Akhirnya, timbul gesekan. Bahkan kalu penukaran spare part kanibalan, kemungkinan hanya mampu bertahan untuk satu bulan. Selebihnya, problem akan muncul lagi. Kesimpulannya, harus ditukar satu set orisinal, seperti Aspira, SGP, Federal, dan lainnya. Tetapi kalau sedang bokek dan tidak mampu beli yang asli, pakai imitasi juga bisa. Asalkan satu paket, biar awet. Misal produk Taiwan, China, atau lainnya.

Syarat lainnya, kalau memutuskan pakai produk tak orisinal, perawatan harus lebih serius. Rajin melumasi atau membersihkan agar fungsi rantai atau sproket tetap terjaga dan tahan lama. Nah, akalu rantai atau gear motor ente sudah harus diganti, nyok kiya praktik. Berikut ini dicontohkan di Yamaha RX-Z. Siapkan obeng ketok, palu, kunci 10, 14, 17 mm, tang, dan obeng min. Lantas, ikuti tahapan di bawah ini :

Posisikan motor pakai standar tengah. Lalu, buka mur penggerak perseneling dengan kunci 12 mm, kemudian lepas untuk memudahkan dalam melepas cover magnet (gambar 1).
Lanjutkan melepas gear depan. terlebih dahulu buka baut pengikat cover magnet, pakai obeng ketok atau obeng kembang besar.


Lepas dua baut pengunci sproket ke as penggerak. Gunakan 2 kunci 10 mm. agar mudah dilepas, masukkan gigi atau ganjal sela-sela gigi sproket pakai obeng, biar tidak ikut berputar (gambar 2).


Buka spi rantai untuk melepas pengaitnya dengan bantuan tang. Agar kerja lebih mudah, lepas plastik atau plat pelindung rantai menggunakan kunci 12 mm untuk melepas bautnya.
Kemudian buka gear belakang, sebelumnya lepas dulu baut penyetel tuas rem. Copot juga batang besi pemegang tromol ke lengan ayun, gunakan kunci 12 mm. Lepas as roda belakang pakai dua kunci : 17 dan 22 mm sebagai penahan. (gambar 3).


Sodok as keluar dari rumhnya paki obeng sambil diketok. Kalau sudah nongol, silahkan tarik sampai copot. Bila sudah, singkirkan rodanya.
Lanjutkan dengan menukar sproket belakang. Buka empat baut pengikat gear ke tromol belakang. Gunakan kunci 14 mm (gambar 4). Ingat, lindungi sproket dengan kain agar tak melukai tangan.


Jika sudah, pasang sproket baru; caranya: kebalikan saat mencopot sproket lama.
Lalu, pasang sproket depan. Berikutnya, pasang rantai baru. Caranya, sambungkan rantai baru di ujung pengait rantai yang lama. Kemudian tarik sampai melewati gear depan. Setelah lolos, pisahkan rantai lamanya.
Terakhir, tinggal merangkai kembali komponen yang sudah dilepas tadi ke posisi semula. Sangkutkan rantai ke gear depan belakang yang baru sambil memasang as roda.
Semua, setelah terpasang, jangan lupa menyetel ketegangan rantai sambil mengencangkan bautnya di ujung lengan ayun. Selamat mencoba...Pasti lebih awet!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar