Senin, 24 Oktober 2011

YCLS Yamaha: OLI MENGALIR AMAN NGACIR

Demi peningkatan kinerja sistem pelumasan, Yamaha menggunakan YCLS (Yamaha Computerized Lubrication System). Dengan teknologi itu, diakui tarikan motor jadi lebih responsif dan beringas. Tetapi, karena sistem penyuplai oli ke karburator diatur komputer secermat mungkin, sistem kelistrikan sebagi sumber arus menjadi sangat penting. Lain kata, akinya harus selalu dalam kondisi prima. Turunnya tegangan listrik akan membuat motor ogah ngacir.



KOMPUTER
YCLS adalah sistem pengatur pasokan jumlah pelumas yang disemprotkan ke karburator. Jadi, sedikit atau bayaknya kadar oli yang masuk ke mesin, tergantung pada YCLS. Teknologi karya Yamaha ini bentuknya mirip tabung warna hitam yang dihubungkan ke slang pompa oli dan karburator. Letaknya pun berdekatan dengan komponen-komponen tadi. Untuk mengatifkan komputernya, mesti ada arus listrik. Makanya, stabilitas kerja tergantung pada kondisi sistem kelistrikan.
Jika sistem kelistrikan terganggu, dipastikan sistem bakal terganggu. Pengaturan semprotan oli ke karburator ikut ngaco. Terkadang bisa terlalu sedikit atau sebaliknya.


Biasanya, kalau mulai terserang penyakit, bisa dicermati dari kerja mesin. Kadang mesin tersendat-sendat, cepat panas, dan getaranya sangat terasa. Penyebabnya, pasokan oli kurang. Kalu didiamkan terus, komponen mesin seperti piston dan ringnya ikut berantakan. Nah kalau motor mulai memperlihatkan gelagat seperti itu, buruan cek satu persatu semua komponen yang berhubungan dengan YCLS. Urutan langkahya seperti di contohkan berikut.


  1. Ikuti dulu alur kabel YCLS. Di situ ada kabel hitam yang berhubungan dengan kotak, sebagai otak penggerak mekanisme tabung YCLS. Periksa sambungannya dan pastikan jangan sampai terlepas. Kalau ada yang copot atau terserang karat segera benahi (gambar.1)
  2. Slang menuju karburator juga di cermati. Usahakan jangan sampai ada bagian yang bocor atau getas karena usia pakai. Biasanya, kalau rusak akan terlihat rembesan di seputar slang.
  3. Begitu pula slang yang berhubungan denga pompa oli. Keberadaanya harus tetap oke dan bebas dari kebocoran.
  4. Jangan lupa memeriksa terminal (+) dan (-) aki. Umumnya daerah itu rentan dtimbuni kerak putih atau korosi. Bila ya, segera bersihkan kotoran pakai ampelas halus atau korosi. Bila ya, segera bersihkan kotoran pakai ampelas halus atau sikat gigi, lalu siram air panas (gambar.2)
  5. Buka juga rumah sekring dan lihat kondisinya. Jika elemnnya putus, segera ganti baru dengan ukuran sama. Kalau semua cara ini sudah dilakukan, pasti masalah mudah teratasi dan motor pun bisa kembali ngacir. Terakhir, anda tinggal memasang kembali bagian-bagian yang dilepas tadi. Urutannya kebalikan waktu membukanya (gambar.3)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar